Friday, December 15, 2017

Pertamina Sumbagsel Tambah Pasokan 1,5 Juta LPG 3 KG Jelang Natal dan Tahun Baru

Memasuki penghujung tahun 2017, Pertamina kembali membentuk satuan penugasan (Satgas) BBM dan LPG guna memantau ketersediaan BBM dan LPG.

General Manager Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, Erwin Hiswanto mengatakan satgas ini bertugas diseluruh Indonesia terhitung sejak tanggal 11 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018. Bahkan guna menghadapi lonjakan konsumsi pada Natal dan Tahun Baru ini, Pertamina Sumbagsel juga melakukan penambahan pasokan mencapai 5% untuk BBM dan 12% untuk LPG 3 Kg.

"Momentum hari libur natal dan tahun baru 2018, Pertamina MOR II Sumbagsel,
menyiapkan penambahan pasokan. Khusus untuk Propinsi Lampung penambahan BBM
tidak terlalu signifikan hanya sekitar 5% dari rata-rata bulanan. Sedangkan LPG 3 Kg,
Pertamina memberikan penambahan sekitar 13.250 tabung LPG 3 Kg per hari," kata dia dalam siaran pers yang diterima Lampung Post,  Rabu (13/12).

Guna memperlancar jalur distribusi LPG 3 Kg, Bright Gas 5.5 Kg, Elpiji 12 Kg, Pertamina juga menugaskan 87 SPBU di Propinsi Lampung untuk menjual varian gas tersebut.

"Pertamina memberikan tambahan pasokan LPG 3 Kg sebanyak lebih dari 1.5 juta tabung untuk 5 Propinsi yang ada di Sumbagsel dengan juga menugaskan kepada 272 SPBU menyediakan outlet penjualan gas. Hasil dari pantauan kami, Harga eceran tertinggi (HET) untuk wilayah Sumbagsel juga masih terkendali dan pasokan dalam kondisi aman. Dan
tugas Satgas di penghujung tahun ini yang akan mengawal ketersediaan LPG dan BBM," tuturnya.

Operasi Pasar juga sudah mulai dilaksanakan pada 11 hingga 18 Desember 2017 dalam rangka pasar murah HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional) bekerja sama dengan Pemerintah Propinsi Lampung. Dari hasil pengamatan Pertamina pada operasi pasar di hari 1 dan ke 2 yang diselenggarakan di 9 lokasi Kabupaten Lampung Selatan (Kecamatan Rajabasa, Katibung, Candipuro, Penengahan, Kalianda, Sragi, Bakauheni, Sidomulyo), hanya
sebanyak 3.777 tabung LPG 3 kg yang laku terjual dari 5.040 tabung yang disiapkan.

“Data ini memperlihatkan bahwa, tabung LPG 3 kg tidak habis terjual, boleh jadi masyarakat merasa masih cukup dengan stok LPG yang ada di masyarakat,” kata Erwin.

Sementara itu, bahan bakar Avtur diprediksi meningkat namun tidak lebih dari 6%. Menurut Erwin, saat ini ada kecenderungan masyarakat memilih menggunakan armada pesawat guna menghemat waktu perjalanan.

Erwin melanjutkan, pada usia Pertamina yang ke 60 tahun ini juga, Pertamina mendapatkan amanah penugasan BBM 1 Harga di 154 lokasi. Khusus wilayah Sumbagsel ada 5 titik yang akan mendapatkan program BBM 1 harga.(AJI)

0 komentar:

Post a Comment