Friday, December 15, 2017

Meski Hujan Mengguyur, Ribuan Jama'ah Tetap Khidmat Saksikan Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad



Hujan yang memgguyur kota Bandar Lampung tak menyurutkan semangat umat dari berbagai penjuru daerah khususnya masyarakat Lampung untuk menyaksikan Tabligh Akbar yang diisi oleh ustaz Abdul Somad dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Saburai, Enggal Bandar Lampung,  Selasa malam (12/12/2017). Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al Quran,  dilanjutkan dengan menyajikan lagu Indonesia Raya.

Peringatan Maulid Nabi SAW 1439 Hijriyah dan Haul Habib  Muhammad bin Ali Smith  dan Syafirah  Nur Intan bin Ali Assegaf  dengan tema "Cintai Rasulullah dengan Bershalawat".

Ustaz Somad dalam tausiyahnya mengatakan pendidikan Islam kepada anak harus diperhatikan terutama untuk membentuk pondasi agama sehingga terhindar dari pengaruh yang menyesatkan sehingga menjadi manusia yang fasik. Tidak harus masuk pesantren karena saat ini sudah ada sekolah Islam Terpadu.

Malam ini,  ia berharap tidak hanya Tabligh Akbar namun momentum saling mengingatkan antar umat,  karena nantinya akan ada satu masa dimana harta dunia akan ditinggal.  Maka harta yang dimiliki bisa dimanfaatkan melalui wakaf tanah untuk berdakwah dan berada di jalan Allah sehingga akan menjadi amal jariyah.

"Bapak ibu yang punya banyak tanah bisa melakukan wakaf,  saya ingin mendengar cerita ternyata banyak yang datang ke panitia untuk mewakafkan tanahnya untuk membuat sekolah,"kata dia.

Calon Bupati,  Gubernur,  dan Legislatif akan dipilih umat jika senantiasa bersemangat untuk memasukkan agama Islam dalam pendidikan sekolah.  Saat ini sedikit sarjana agama yang diminati padahal persaingan tetap sama dengan sarjana lainnya.  Lulusan agama bisa ke Kementerian Agama, berkhotbah, dan menikahkan orang.

"Ajarkan ilmu  Al Quran dan Hadist,  belajar Fiqih dan runtutan ilmu agama Islam lainnya sehingga anak dapat tumbuh dengan baik sesuai tuntutan Rasulullah SAW,"paparnya.

Masyarakat khsusus orang tua harus konsentrasi pada dunia pendidikan.  Meski seorang ibu tidak begitu paham tentang agama namun harus tetap ajarkan anak dimulai dari hal yang kecil.

"Siapa pun profesinya harus di saling mengingatkan dan mengajarkan ilmu,  tidak mesti menjadi guru, tapi PNS,  atau siapapun bisa mendapatkan ilmu,"paparnya.

Ia menekankan bahwa Indonesia akan semakin maju jika pendidikan agama islam semakin baik. Terlebih tidak perlu takut terhadap liberal,  seluler,  PKI,  Komunis selama ada pesantren,  Muhammadiyah,  NU dan lembaga islam lainnya.

"Selama umat menyerukan Takbir, Allahu Akbar, PKI tidak akan bangkit, "seru ya. (AJI)

0 komentar:

Post a Comment