Friday, August 18, 2017

Harga Buah Pinang dan Cengkeh Anjlok


KALIANDA (Lampost.co) -- Tanpa diketahui secara pasti, Harga Buah pinang dan cengkeh dalam beberapa bulan terakhir di Lampung Selatan, alami penurunan. Bahkan, saat ini harga cengkih anjlok hingga Rp25 ribu per kilogram. Marsono (33) salah satu pengepul di Desa Maja, Kecamatan Kalianda, mengatakan sejak bulan puasa lalu harga pinang sudah mulai tidak stabil. (berita ekonomi)
Saat ini harga pinang kering Rp5.000 per kg turun dari Rp8.000 per kg, pinang basah Rp2.500 dari Rp5.000 per kg, dan pinang kulit bertahan Rp1.500 per kg. "Sejak bulan bulan puasa atau Juni kemarin harga pinang turun berkisar Rp2.000 -Rp2.500. Saya kurang tau juga kok bisa turun harganya. Enggak tau apa penyebabnya. Untuk harga cemgkeh hingga kini masih anjlok dari Rp120 ribu menjadi Rp95 ribu per kg," katanya, Kamis (17/8/2017).
Dia menambahkan,buah pinang banyak sekali manfaat dan kegunaannya, misalnya untuk pewarna, kosmetik, obat-obatan dan lain-lain. "Dengan harga murah, saya mau nggak mau tetap jual. Biasanya saya jual ke daerah daerah terdekat saja. Belum berani kalau jual ke Pulau Jawa karena harga belum stabil," katanya.
Hal senada dikatakan, Jahidin (39) Pengepul lainnya. Dia mengatakan dirinya saat ini berhenti sementara untuk membeli buah pinang dan cengkih. Sebab, harga pinang dan cengkih masih di bawah atau belum stabil. "Sudah sepekan ini saya tidak mencari pinang dan cengkih. Kemungkinan akan mulai lagi setelah harga stabil lagi," katanya.

1 komentar: